Ge-Nose di Raja Haji Fisabilillah


Menindaklanjuti SE Gugus Tugas No. 12 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan SE Dirjen Hubud No.26 Tahun 2021 Tentang Perunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19), Maka Kementrian Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Udara, Elvi Amir melayangkan surat ke Manager Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah untuk segera menyediakan layanan GeNose C19 untuk perjalanan udara di bandar Udara Raja Haji Fisabillah.

Layanan ini mulai bisa beroperasi pada hari ini tanggal 19 April 2021. Dan selama pengoperasiannya, bandar udara wajib melaporkan pelaksanaan GeNose 19 ini kepada Direktur Keamanan Penerbangan dan Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara. Selanjutnya Kepala Kantor Otoritas Bandara akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan GeNose 19.

GeNose 19 sendiri merupakan alat pendeteksi Corona yang dibuat oleh para ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM). GeNose sendiri sudah mendapat izin edar terhitung pada tanggal 24 Desember 2020 lalu. GeNose ini diklaim dapat mendeteksi virus corona hanya bermodalkan hembusan nafas. Setelah individu yang ingin di test menghembuskan nafasnya ke tabung GeNose, maka sensor tabung akan memeriksa VOC di hembusan nafas tersebut. Data yang diperoleh kemudian diolah oleh AI dan ditampilkan ke layer dalam bentuk kurva dan dua angka decimal. Data yang diproses tidak sampai 5 menit. Jika angka tersebut dibawah 0.6 (60%) maka dinyatakan individu tersebut tidak memiliki virus di tubuhnya.

Ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani permasalahan permasalahan yang muncul akibat covid ini. Salah satunya adalah memperbanyak cara mengidentifikasi virus ini demi mempermudah masyarakatnya akan tetapi tetap masih sesuai dengan protokol Kesehatan. Layanan GeNose ini dapat digunakan hanya dengan merogoh kocek sebanyak Rp. 40.000 rupiah saja untuk satu orangnya.  

Share this Post

Facebook Twitter Google Plus

Comments