RENCANA PENGEMBANGAN RESIDENTIAL ZONE DI KPBPB BINTAN

Dalam rangka persiapan Leader’s Retreat yang akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 11 Oktober 2018 di Bali, terdapat dua agenda penting yang dibahas pada rapat koordinasi persiapan Leader’s Retreat WG BBK, bertempat di Hotel Aryaduta pada tanggal 3 Oktober 2018. Ssalah satunya adalah terkait rencana pengembangan residential zone di KPBPB Bintan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 103 tahun 2015 tentang Pemilikan Rumah Tinggal atau Hunian Orang Asing yang berkedudukan di Indonesia, orang asing pemegang izin tinggal di Indonesia dapat memiliki rumah untuk tempat tinggal atau hak pakai sesuai ketentuan perundang-undangan. Izin tinggal berupa izin diplomatik, izin tinggal kunjungan, izin tinggal dinas, izin tinggal tetap dan izin tinggal terbatas.

Ketentuan lebih lanjut terkait hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 13 tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian, Pelepasan atau Pengalihan Hak Atas Pemilikan Rumah Tinggal atau Hunian oleh orang asing yang berkedudukan di Indonesia. Berdasarkan peraturan ini, kepemilikan hunian oleh orang asing dibatasi dengan hak pakai.

Lampiran Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 tahun 2010 tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan mengatur tentang persyaratan keharusan memiliki izin tinggal tetap bagi orang asing yang ingin memiliki rumah di Indonesia. Untuk itu perlu dilakukan penyesuaian peraturan tersebut dengan mengacu kepada kaidah PP 103 tahun 2015 dimana izin tinggal bagi WNA tidak dibatasi hanya untuk pemegang izin tinggal tetap.

Dari sisi tata ruang, berdasarkan Perpres Nomor 87 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah BBK, pengembangan RZ mungkin dilakukan sebagai pendukung pariwisata dan mendorong ekonomi lokal. Namun pemerintah tetap perlu memperhatikan aspek pertahanan dan keamanan mengingat KPBPB Bintan merupakan Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) yang berada di perbatasan. Selain itu, juga perlu dilakukan kajian dari investor terkait feasibility study yang menjelaskan manfaat  / keuntungan pengembangan RZ untuk pertumbuhan ekonomi lokal di Bintan.

Share this Post

Facebook Twitter Google Plus

Comments