Standar Operasional Prosedur (SOP) Badan Pengusahaan Wilayah Kabupaten Bintan


Pada tahun 2009, Mentri perdagangan mengeluarkan peraturan Menteri no. 12/M-DAG/PER/3/2009. Yang menyebutkan bahwa “Pelimpahan Penerbitan Perizinan di Bidang Perdagangan Luar Negeri Kepada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun”

Berdasarkan peraturan tersebut, maka Badan Pengusahaan Kawasan Kawasan wilayah Kabupaten Bintan memiliki kewenangan untuk menerbitkan bebrapa perizinan. Berikut ini adalah beberpa layanan perizinan serta non periznan yang berada dibawah kewenangan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Wilayah Kabupaten Bintan;

1.     Izin Usaha

2.     Rekomendasi Bongkar di Tempat Lain

3.     Rekomendasi Muat di Tempat Lain

4.     Persetujuan Barang Modal Tidak Baru

5.     Importir Terdaftar Minuman Beralkohol

6.     Persetujuan Impor Minuman Beralkohol

7.     Persetujuan Impor untuk Besi Baja atau Besi Paduan

8.     Persetujuan Impor Tekstil dan Produk Tekstil

9.     Importir Produsen Bahan Baku Plastik

10.  Importir Terdaftar Bahan Baku Plastik

11.  Persetujuan Impor Mesin Multifungsi berwarna, mesin fotocopy berwarna dan Mesin Printer Berwarna

12.  Persetujuan ekspor kopi

 

Tahukah kamu? Untuk mengeluarkan surat izin tersebut, Badan Pengusahaan wilayah Kabupaten Bintan mimiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) -nya tersendiri. Dimulai dari tahap pertama, yaitu tahap mengumpulkan informasi. Pada tahap ini pemohon dipersilahkan untuk meminta informasi ke bagian informasi. Disana pemohon akan diberikan formulir serta informasi tentang apa saja yang dibutuhkan pemohon untuk pengurusan izin yang diinginkan.

Tahap selanjutnya adalah tahap pengecekan, setelah pemohon mengisi formulir permohonan dan melengkapi persyaratannya, petugas akan mengecek kelengkapannya. Jika lengkap pemohon diberi resi penerimaan berkas lalu berkas pemohon dikirim kebagian proses pembuatan izin. Bila tidak lengkap, berkas akan dikembalikan ke pemohon.

Selanjutnya berkas akan memasuki tahap verifikasi. Apabila berkas terverifikasi, maka berkas akan dikirimkan ke bagian proses penerbitan izin. Apabila berkas tidak lolos pada tahap ini, maka berkas akan diberikan kepada pemohon beserta surat penolakan.

Setelah ini, berkas akan diolah oleh operator untuk dijadikan izin. Setelah itu format izin akan diperiksa dan diparaf oleh kepala bidang, dan penandatanganan izin oleh kepala badan. Setelah itu, memasuki tahap registrasi izin dan pengarsipan. Di tahap ini, izin akan diberi penomoran dan diarsipkan sebagai data. Setelah itu, izin siap diserahkan kepada pemohon.

Standar Operasional Prosedur yang dijalankan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Wilayah Kabupaten Bintan dijalankan seefektif mungkin, sehingga pemohon yang membutuhkan surat perizinan dapat mengurus izinnya tanpa beretele-tele. Hingga saat ini Badan Pengusahaan Kawasan Wilayah Kabupaten Bintan terus meningkatkan layanannya hingga limit maksimal.

Share this Post

Facebook Twitter Google Plus

Comments